perilaku konsumen

Kunci jawaban lebih detail, hubungi +62 895-0183-4070

Ada permintaan, ada pasokan. Seiring dengan maraknya tren hidup sehat di kalangan urban, beragam peluang baru bisnis terbuka. Muncul komunitas dan pusat kebugaran dengan harga terjangkau yang menjawab macam-macam kebutuhan para pegiat olahraga urban. Salah satunya, The Gym Pod yang menyediakan fasilitas kontainergym privat tanpa syarat minimum keanggotaan bagi orang-orang yang butuh privasi dalam berolahraga. Pengunjung cukup membayar Rp 27.000-Rp 30.000 untuk menyewa satu bilik kontainer plus isinya yang bisa dipakai seorang diri atau maksimal empat orang. Konsep gym ini sepenuhnya dioperasikan secara digital dan otomatis. Mulai dari pemesanan tempat, pembayaran, hingga pemakaiannya dikendalikan melalui aplikasi. Lokasi kontainer gym biasanya memanfaatkan sudut-sudut ruang publik yang tidak terpakai, seperti stasiun MRT, gedung gelanggang olahraga dan lapangan parkir.

Chief Technology Officer The Gym Pod Lucius Andi Putra Asikin menuturkan, ide awal berdirinya The Gym Pod dimulai di Singapura, yakni membuka tempat fitness dengan harga terjangkau tanpa syarat minimum keanggotaan hingga berbulan-bulan seperti gym tradisional pada umumnya. ”Intinya, hidup sehat itu enggak perlu mahal dan ribet-ribet daftar membership. Cukup Rp 30.000 sudah bisa start,” katanya. Inisiatif itu dengan cepat menarik ceruk pasar khusus, yakni orang-orang yang butuh privasi saat berolahraga atau mereka yang merasa terintimidasi untuk berolahraga di tempat fitness yang ramai. ”Makanya, sering disebut gym untuk para introvert dan pemula dan demand-nya ternyata cukup besar di Indonesia,” kata Lucius.

Sejak buka di Jakarta pada Januari 2024, The Gym Pod telah memiliki tiga cabang aktif dan akan membuka tiga cabang lain di Jabodetabek. Tingkat okupansinya mencapai 80-90 persen per hari dengan pendapatan kotor per bulan sekitar Rp 30 juta per cabang, yang akan dibagi bersama pemilik lahan atau ruang publik yang dipakai. ”Kalau dibandingkan revenue tempat gym tradisional masih cukup jauh. Namun, dengan cost yang jauh lebih rendah karena fully-automated dan hemat energi, bisnis ini sudah seperti passive-income,” katanya.

Kunci jawaban lebih detail, hubungi +62 895-0183-4070

Tren hidup sehat juga memunculkan bisnis baru berbasis komunitas, seperti RoccaSpace. Berdiri sejak 2018 di Jakarta dengan banyak komunitas olahraga, RoccaSpace berkembang menjadi ajang promotor olahraga dan telah mempekerjakan lebih dari 70 instruktur olahraga. Total anggota komunitasnya mencapai rata-rata 100.000 orang per kelas. RoccaSpace menyediakan kelas olahraga yang bisa dilakukan beramai-ramai, seperti pound fit, aerobik, zumba, yoga, hingga pilates. Aktivitas komunitas ini umumnya juga memanfaatkan ruang-ruang publik yang tersedia di berbagai kota di Indonesia.

Laporan ”The Global Wellness Economy: Indonesia” yang dirilis oleh Global Wellness Institute pada 2023 menunjukkan, pasar ekonomi kebugaran di Indonesia telah tumbuh pesat dalam beberapa tahun terakhir, khususnya pascapandemi. Perputaran roda ekonomi kebugaran di Indonesia pada 2022 telah mencapai 36,4 miliar dollar AS, menduduki peringkat ke-19 dunia dari total 218 negara serta ranking ke-7 dari 45 negara di kawasan Asia Pasifik.

Empat subsektor dalam ekonomi kebugaran yang tumbuh paling cepat di Indonesia adalah makanan sehat dan nutrisi (13,9 miliar dollar AS), perawatan diri dan kecantikan (7,6 miliar dollar AS), pengobatan tradisional dan komplementer (5 miliar dollar AS), dan aktivitas fisik atau olahraga (3,2 miliar dollar AS).

Seiring dengan meningkatnya kesadaran hidup sehat di kalangan masyarakat, prospek ekonomi kebugaran di Indonesia diperkirakan terus meroket. Apalagi, dengan bergaungnya tren ini di media sosial dan munculnya fenomena fear of missing out (FOMO) baru untuk berolahraga. ”Justru bagus. Ini FOMO yang baik karena akhirnya orang-orang jadi terdorong hidup lebih sehat,” kata Lucius.

Kunci jawaban lebih detail, hubungi +62 895-0183-4070

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *