Kunci jawaban lebih detail, hubungi +62 895-0183-4070
Tugas Analisis: Pembentukan Daerah Otonom Baru di Indonesia
Judul Tugas:
Studi Analisis Pembentukan Daerah Otonom Baru: Tinjauan Regulasi, Prosedur, dan Dampaknya terhadap Tata Kelola Pemerintahan Daerah
Deskripsi Tugas:
Pada tahun 2025, terjadi perdebatan di Provinsi Z mengenai usulan pembentukan Kabupaten Baru X sebagai daerah otonom baru. Sebagian masyarakat mendukung usulan tersebut dengan alasan potensi ekonomi dan kebutuhan pelayanan publik yang lebih dekat dan efisien. Namun, sebagian lainnya menolak karena kekhawatiran terhadap beban anggaran, tumpang tindih kewenangan, dan potensi konflik kepentingan antarkelompok.
Sebagai mahasiswa Administrasi Publik, Anda diminta untuk menyusun analisis kritis dan komprehensif terhadap isu pembentukan daerah otonom baru dengan mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku serta prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Poin-Poin Analisis yang Wajib Dibahas dalam Makalah:
Regulasi Pembentukan Daerah Otonom Baru
Sebutkan dan jelaskan undang-undang serta peraturan turunan yang mengatur tentang pembentukan daerah otonom baru di Indonesia, seperti:
Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu No. 2 Tahun 2022
Peraturan Pemerintah terkait Penataan Daerah
Jelaskan filosofi desentralisasi dalam kerangka negara kesatuan.
Dasar Hukum dan Prosedur Pembentukan Daerah Baru
Uraikan secara sistematis dasar hukum dan tahapan pembentukan daerah otonom baru menurut UU No. 23 Tahun 2014, seperti:
Persyaratan administratif, teknis, dan fisik kewilayahan
Kajian kelayakan daerah
Kunci jawaban lebih detail, hubungi +62 895-0183-4070
Rekomendasi dari DPRD dan Gubernur
Penetapan melalui undang-undang oleh DPR RI
Dampak Positif dan Negatif Pembentukan Daerah Baru
Jelaskan potensi manfaat seperti peningkatan pelayanan publik, percepatan pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat.
Analisis potensi risiko dan tantangan, seperti beban fiskal baru, konflik kepentingan elit lokal, dan kegagalan tata kelola.
Berikan solusi atau rekomendasi agar pembentukan daerah baru dapat dilakukan secara efektif dan berkelanjutan.
Contoh Kasus
Anda dapat menggunakan kasus usulan pembentukan Kabupaten Cianjur Selatan, Kabupaten Bogor Barat, atau Papua Tengah sebagai referensi tambahan yang relevan.
Ketentuan Penulisan:
Format: Makalah akademik (pendahuluan, pembahasan, penutup)
Panjang: 1.000 – 1.500 kata
Font: Times New Roman, ukuran 12, spasi 1,5
Referensi: Minimal 3 sumber yang valid (peraturan perundangan, BMP, jurnal, atau media kredibel)
Wajib mencantumkan sumber kutipan secara ilmiah (APA/Chicago style)
Tugas disusun mandiri dan orisinal (plagiarisme = nilai 0)
Kunci jawaban lebih detail, hubungi +62 895-0183-4070