diskusi sesi dua

Kunci jawaban lebih detail, hubungi +62 895-0183-4070

Xx
Siti berencana mengikuti program kursus bahasa Inggris secara intensif untuk persiapan karirnya. Namun, ia masih ragu memilih lembaga kursus karena banyak pilihan dengan penawaran fasilitas dan biaya yang berbeda. Siti khawatir kualitas pengajar tidak sesuai harapan, jadwal kelas kurang fleksibel, serta adanya kemungkinan biaya tambahan yang tidak dijelaskan sejak awal. Untuk mengurangi keraguan, ia mencari informasi dari teman, membaca ulasan di internet dan membandingkan beberapa lembaga kursus sebelum menentukan pilihan.
Salah satu lembaga kursus, Global English Center, menyadari bahwa banyak calon peserta memiliki keraguan seperti yang dialami Siti. Oleh karena itu, lembaga tersebut melakukan berbagai upaya diferensiasi jasa, seperti meningkatkan kualitas pengajar, memperkuat merek melalui testimoni alumni, menyediakan sistem pembelajaran berbasis aplikasi, serta membangun citra positif melalui fasilitas kelas yang nyaman dan pelayanan administrasi yang responsif. Upaya ini dilakukan untuk meyakinkan calon peserta agar lebih percaya dan memilih layanan mereka.
Pertanyaan:
1. Jelaskan jenis risiko yang dipertimbangkan Siti dalam memilih jasa travel berdasarkan kasus tersebut! Serta jelaskan cara-cara yang dapat dilakukan konsumen untuk mengurangi risiko dalam memilih jasa berdasarkan studi kasus di atas!
2. Jelaskan dimensi diferensiasi jasa yang dilakukan Global English Center pada kasus tersebut!
Sebutkan sumber referensi yang Anda rujuk untuk mendukung jawaban Anda.
Xx
Sebuah perusahaan agritech sedang mengembangkan sistem pertanian berbasis Internet of Things (IoT) untuk membantu petani meningkatkan hasil panen. Selama tiga tahun pertama, perusahaan banyak mengandalkan pengalaman teknisi lapangan senior dalam menangani permasalahan instalasi sensor dan analisis data tanah. Namun, perusahaan mulai mengalami kendala ketika beberapa teknisi senior mengundurkan diri. Permasalaan muncul ketika pengetahuan teknis yang dimiliki teknisi senior hanya tersimpan dalam pengalaman individu (tacit knowledge) tidak terdokumentasi dengan baik sehingga tim baru sering melakukan kesalahan yang sama.
Direktur operasional kemudian memutuskan untuk menerapkan sistem manajemen pengetahuan terintegrasi. Pertama, perusahaan mengadakan sesi wawancara mendalam dan diskusi kelompok dengan teknisi senior untuk mendokumentasikan praktik terbaik (best practices), solusi permasalahan umum, serta prosedur instalasi yang efektif. Selanjutnya, hasil dokumentasi tersebut disusun dalam bentuk manual digital, video tutorial, dan basis data troubleshooting yang dapat diakses melalui intranet perusahaan.
Perusahaan juga mengadakan forum berbagi pengetahuan bulanan dan membuat komunitas praktik (community of practice) agar teknisi dapat saling bertukar pengalaman. Setelah sistem berjalan enam bulan, manajemen melakukan evaluasi dengan mengukur penurunan tingkat kesalahan instalasi dan waktu penyelesaian masalah. Berdasarkan hasil evaluasi, perusahaan memperbarui konten manual dengan menambahkan studi kasus terbaru dari proyek lapangan.
 
Berdasarkan bacaan diatas, silahkan Saudara diskusikan penerapan siklus manajemen pengetahuan terintegrasi ala Dalkir (2005) disertai bukti penerapannya dalam perusahaan tersebut. Diskusikan pula contoh pengetahuan tacit dan eksplisit dalam perusahaan tersebut.
Xx

Pada sesi ini Anda telah mempelajari pemikiran awal dalam teori sosiologi klasik, salah satunya gagasan dari Auguste Comte mengenai perkembangan cara berpikir manusia.
Comte menjelaskan bahwa perkembangan pemikiran manusia melalui Hukum Tiga Tahap, yaitu:
• Tahap teologis, ketika manusia menjelaskan fenomena dengan kekuatan supranatural.
• Tahap metafisik, ketika fenomena dijelaskan melalui konsep-konsep abstrak atau kekuatan alam.
• Tahap positivistik, ketika manusia mulai memahami fenomena secara ilmiah berdasarkan observasi dan bukti empiris.
 
Menurut Comte, masyarakat modern seharusnya bergerak menuju tahap positivistik, yaitu menggunakan pendekatan ilmiah dalam memahami berbagai fenomena sosial.

Kunci jawaban lebih detail, hubungi +62 895-0183-4070

Kunci jawaban lebih detail, hubungi +62 895-0183-4070

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *