Kunci jawaban lebih detail, hubungi +62 895-0183-4070
• Berdasarkan hasil audit BPK, negara diduga mengalami kerugian sebesar Rp34.000.000.000 akibat pengurangan spesifikasi pekerjaan, pembayaran atas pekerjaan yang tidak dilaksanakan, serta penggunaan material yang tidak sesuai dengan standar kontrak.
• Berdasarkan hasil penyidikan dan audit tersebut, aparat penegak hukum kemudian menetapkan beberapa pihak sebagai tersangka, yaitu:
1. Hendra Wijaya, selaku Kepala Dinas PUPR dan Pengguna Anggaran;
2. Rizal Pratama, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK);
3. Arman Gunawan, selaku Direktur PT Sumber Tirta Konstruksi;
4. Rudi Saputra, selaku Direktur PT Delta Konsultan Infrastruktur;
5. Deni Kurniawan, selaku Direktur PT Bintang Karya Mandiri yang diduga menerima aliran dana proyek.
• Dalam proses pemeriksaan, masing-masing tersangka memberikan keterangan yang berbeda.
Hendra Wijaya menyatakan bahwa dirinya hanya bertanggung jawab secara administratif dan tidak terlibat dalam proses teknis pengadaan.
• Sementara itu, Rizal Pratama mengaku bahwa semua keputusan terkait pemenang tender dilakukan oleh panitia lelang, dan dirinya hanya menandatangani dokumen kontrak setelah proses lelang selesai.
• Arman Gunawan mengakui bahwa dirinya memberikan sejumlah uang kepada beberapa pihak, namun menurutnya uang tersebut merupakan biaya operasional proyek dan bukan sebagai bentuk suap.
• Penyidik juga menemukan bahwa sebagian dokumen pengadaan proyek diduga telah diubah setelah proyek berjalan, termasuk laporan progres pekerjaan dan dokumen pemeriksaan pekerjaan.
• Dalam proses penggeledahan, penyidik menyita berbagai alat bukti, antara lain:
• dokumen perencanaan proyek;
• dokumen tender dan kontrak proyek;
• laporan progres pekerjaan;
• laporan audit BPK;
• bukti transfer rekening bank;
• rekaman percakapan elektronik;
• beberapa kendaraan mewah dan aset properti yang diduga dibeli dari hasil tindak pidana.
Nama dan tempat kejadian dalam kronologi kasus tersebut merupakan fiksi belaka, jika terdapat kemiripan merupakan kebetulan saja dan tidak bermaksud merendahkan harkat dan martabat serta tidak bermaksud mencemarkan nama baik. Hanya digunakan hanya sebagai bahan proses perkuliahan.
Kembangkanlah peristiwa kasus tersebut dan kemudian buatlah Berita Acara Pemeriksaan (BAP) posisi anda sebagai Penyidik polisi
BERITA ACARA PEMERIKSAAN (BAP) TERSANGKA
Nomor: BAP/34/II/2024/Reskrim
Pada hari ini, Jumat, tanggal 4 Februari 2024, pukul 14.00 WIB, bertempat di Ruang Unit Reserse Kriminal Polres Metro (Terkait locus tindak pidana), saya:
1. Nama Penyidik: (Nama Mahasiswa)
2. Pangkat/Nrp: Inspektur Satu Polisi NRP 77012345
3. Jabatan: Penyidik Reserse Kriminal Polres Metro ………………..
Berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: SP.Sidik/45/II/2024/Reskrim, telah melakukan pemeriksaan terhadap seorang yang diduga sebagai Tersangka:
1. Nama Lengkap:
2. Tempat/Tanggal Lahir: …………….
3. Umur: ………. tahun
4. Pekerjaan: ………………………………..
5. Alamat: …………………
6. Agama: …………………….
7. Kebangsaan: ………………………
Selanjutnya disebut sebagai Tersangka.
Hasil pemeriksaan didapat didasarkan pada keterangan investigasi sebagai berikut:
• Pertanyaan 1
Penyidik: Apakah Saudara mengetahui alasan Saudara diperiksa?
Tersangka: ……………………………………………………………..
• Pertanyaan 2
Penyidik: Ceritakan kronologi kejadian!
Tersangka: ……………………………………
• Pertanyaan 3
Penyidik: Dari mana Saudara mendapatkan alat untuk membunuh korban tersebut?
Tersangka: ……………………………………………………..
• Pertanyaan 4
Penyidik: Apa motif Saudara melakukan pembunuhan?
Tersangka: …………………………………………………..
• Pertanyaan 5
Penyidik: Apa yang Saudara lakukan setelah korban meninggal dunia?
Tersangka: ………………………………………………………..
• Pertanyaan 6
Penyidik: Barang apa saja yang Saudara ambil dari korban?
Tersangka: ………………………………………………………….
• Pertanyaan 7
Penyidik: Apakah ada orang lain yang membantu Saudara dalam melakukan perbuatan ini?
Tersangka: ………………………………………………….
• Pertanyaan 8
Penyidik: Dari mana Saudara mendapatkan ide melakukan perbuatan ini?
Kunci jawaban lebih detail, hubungi +62 895-0183-4070
Kunci jawaban lebih detail, hubungi +62 895-0183-4070