Kunci jawaban lebih detail, hubungi +62 895-0183-4070
Soal 1. : : : : : : : : Bank dan Lembaga Keuangan Non Bank EACC4314 3 sks Diky Paramitha, S.E., M.Ak. Iis Solihat, S.E., M.Ak. Baru/Revisi* 2025.2 4 (empat) Case Based Learning Terkait Aset Keuangan Tuan A adalah seorang eksportir mesin potong rumput robotic yang mendapatkan pesanan dari pembeli luar negeri senilai Rp750.000.000. Untuk memenuhi pesanan tersebut, ia memperkirakan membutuhkan biaya produksi sebesar Rp450.000.000. Namun, modal yang dimiliki Tuan A hanya Rp200.000.000 sehingga terdapat kekurangan dana sebesar Rp250.000.000. Tuan A tidak dapat memenuhi pesanan sebagian karena kontrak mengharuskan pemenuhan penuh. Di sisi lain, terdapat dua orang yang memiliki dana menganggur: Tuan B memperoleh warisan sebesar Rp200.000.000 dan ingin menginvestasikannya agar berkembang, tetapi tidak memiliki pengalaman bisnis. Tuan C, seorang dokter sukses, memiliki dana menganggur sebesar Rp250.000.000. Ia ingin berinvestasi karena bunga tabungan rendah, namun tidak memiliki waktu dan keahlian untuk menjalankan usaha sendiri. Ketiga orang tersebut sepakat untuk sharing membiayai produksi mesin potong rumput robotic, Tuan B sepakat sharing dalam bentuk saham dengan keuntungan dibagi secara proporsional. Sedangkan Tuan C dalam bentuk piutang dengan bunga. Berdasarkan dari permasalahan tersebut, identifikasi permasalahan yang dihadapi masingmasing pihak dan jelaskan terkait dengan aset keuangan yang muncul? Soal 2. Case Based Learning Terkait Sistem Keuangan Di sebuah kota berkembang, terjadi dinamika ekonomi yang cukup pesat. Beberapa peristiwa berikut terjadi secara bersamaan diantaranya, 1. Pak Andi, seorang pegawai swasta, rutin menyisihkan penghasilannya setiap bulan ke rekening tabungan di bank untuk kebutuhan masa depan dan dana darurat. 2. Ibu Sari, seorang pengusaha UMKM, mengajukan pinjaman ke bank untuk menambah modal usaha karena permintaan produknya meningkat. 3. PT Maju Teknologi, perusahaan rintisan (startup), menerbitkan saham untuk memperoleh tambahan dana ekspansi dan menarik investor dari masyarakat. 4. Bapak Rudi, seorang eksportir, menerima pembayaran dari luar negeri melalui sistem transfer perbankan internasional. 5. Saat terjadi ketidakstabilan ekonomi global, bank sentral menaikkan suku bunga acuan untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan inflasi. 6. Beberapa investor memilih membeli obligasi dan asuransi untuk mengurangi risiko investasi yang mereka hadapi. Seluruh aktivitas tersebut berada dalam sistem yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan kebijakan moneter diatur oleh Bank Indonesia. Berdasarkaan studi kasus diatas identifikasi dan jelaskan bagaimana sistem keuangan menjalankan fungsi-fungsinya (ada 7 fungsi menurut Peter S. Rose)? Soal 3. Case Based Learning Terkait Lembaga Keuangan Non-Bank Saat ini bentuk-bentuk lembaga keuangan non bank mengalami perkembangan sesuai dengan perkembangan industri lembaga keuangan global. Berbagai pelaku usaha dan masyarakat memanfaatkan layanan keuangan di luar perbankan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Beberapa peristiwa berikut terjadi: Kronologi Peristiwa: • PT Karya Elektrik, sebuah perusahaan distributor alat elektronik, ingin memperluas jaringan distribusinya. Karena tidak ingin mengajukan kredit bank, perusahaan memperoleh pembiayaan modal kerja dari PT Dana Mandiri Finance. • Untuk melindungi aset gudang dan armada distribusinya dari risiko kebakaran dan kecelakaan, PT Karya Elektrik membeli polis dari perusahaan asuransi umum. • Direktur perusahaan, Bapak Hendra, sebagai perencanaan jangka panjang, mengikuti program dana pensiun lembaga keuangan (DPLK) untuk menjamin masa pensiunnya. • Salah satu karyawan PT Karya Elektrik, yang membutuhkan dana cepat untuk biaya pendidikan anaknya, menggadaikan emasnya di Pegadaian sebesar 15 gram. • Melihat peluang ekspansi, PT Karya Elektrik kemudian menerbitkan obligasi melalui perusahaan sekuritas untuk memperoleh tambahan dana dari investor publik. • Beberapa investor individu membeli obligasi tersebut melalui perusahaan sekuritas, sementara sebagian lainnya membeli produk asuransi unit link sebagai
Kunci jawaban lebih detail, hubungi +62 895-0183-4070
Kunci jawaban lebih detail, hubungi +62 895-0183-4070