Kunci jawaban lebih detail, hubungi +62 895-0183-4070
TUGAS TUTORIAL SESI 1
(EMBS4206) / (AKUNTANSI BIAYA) / 3 SKS
PROGRAM STUDI MANAJEMEN
PERIODE 2025.GANJIL
Nama Penulis
:
Dr. Halim Dedy Perdana, S.E., M.SM., M.Rech., Ak.
Nama Penelaah
:
Dr. Yanuar Trisnowati, S.E., M.M.
Status Pengembangan
:
–
Tahun Pengembangan
:
2025
Kunci jawaban lebih detail, hubungi +62 895-0183-4070
PT. Unilever Indonesia Tbk “UNVR” adalah produsen produk konsumen bermerek yang mapan dan terkemuka, dengan kegiatan usaha utama antara lain makanan ringan, penyedap makanan, nutrisi dan kebersihan serta perawatan pribadi, selain itu PT. Unilever Indonesia tbk juga menjalankan kegiatan usaha kemasan, baik kemasan fleksibel maupun karton, untuk menjalankan kegiatan usahanya perusahaan mengeluarkan sejumlah biaya yang dipergunakan, dimana laporan anggaranya tercatat di dalam laporan produksi. Presiden Direktur PT. Unilever Indonesia, Tbk, Benjie Yap mengaku optimis bisa mendorong pertumbuhan bisnis di tahun 2026. Untuk memperkuat kinerja di 2026, Benjie mengatakan bahwa pihaknya akan terus disiplin dalam memperkuat kualitas produk dan memacu penjualan lewat kanal digital. Dengan begitu diharapkan volume penjualan perusahaan bisa terus meningkat hingga melampaui tren pasar. Pada saat ini PT. Unilever Indonesia Tbk semakin banyak menciptakan produk makanan olahan dengan jenis yang bergam, dimana biaya yang di keluarkan untuk kegiatan tersebut cukup besar, sehingga menyebabkan semakin besar pula beban biaya yang harus dibayarkan perusahaan, maka untuk mengoptimalkan aktivitas perusahaan dengan efesiensi pengelolaan biaya yang tepat maka di perlukan kesetabilan dalam aktivitas pengalokasian biaya perusahaan yang seimbang, dan harus dipisahkan untuk dikontrol dengan tepat sesuai pengalokasianya.
(Sumber: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260212133114-17-710602/perkuat-kualitas-produk-unilever-opstimis-hadapi-2026)
Berdasarkan penjelasan di atas:
1. Coba identifikasi apakah transaksi PT Unilever Indonesia, Tbk. dalam periode berjalan berikut merupakan aset, kos, biaya, atau rugi:
a. Membayar ganti rugi karena kalah dalam proses litigasi.
b. Membayar listrik, telepon, dan air.
c. Membayar gaji karyawan periode berjalan.
d. Membayar premi asuransi jiwa dan kesehatan karyawan untuk 1 tahun.
e. Membeli komputer dan laptop untuk operasional.
f. Mobil operasional dilakukan penyusutan untuk periode berjalan.
g. Membayar ganti rugi karena kebakaran salah satu gudang.
h. Penyusutan atas komputer dan laptop.
i. Membayar untuk service rutin mobil operasional.
j. Membayar sewa kantor.
2. Berikan penjelasan dan contoh cost driver yang ada di PT. Unilever Indonesia, Tbk.?
Jawaban :
Cost driver adalah faktor yang menyebabkan terjadinya biaya (activity driver dalam Activity-Based Costing/ABC). Di UNVR, yang memproduksi barang konsumsi bermerek seperti makanan ringan, penyedap, nutrisi, kebersihan, dan perawatan pribadi (plus kemasan fleksibel/karton), cost driver penting untuk efisiensi biaya produksi yang besar seperti disebutkan (misalnya, pengolahan makanan beragam). Cost driver membantu alokasi biaya overhead secara akurat, mendukung optimisme Benjie Yap untuk kualitas produk dan penjualan digital di 2026.
Cost driver mengukur aktivitas yang “mendorong” biaya, bukan sekadar volume produksi. UNVR sebagai perusahaan manufaktur besar menggunakan ABC untuk mengontrol biaya tinggi di produksi makanan olahan
3. Menurut Anda, apakah perbedaan antara job order costing dan process costing yang dilakukan oleh manajemen PT. Unilever Indonesia, Tbk.?
Jawaban
Kunci jawaban lebih detail, hubungi +62 895-0183-4070