TUGAS TUTORIAL KE-1 2 3 TAP Akuntansi

TUGAS TUTORIAL KE-1 2 3 TAP Akuntansi

Halaman ini berisi referensi tugas, latihan soal, dan bahan pendamping belajar untuk membantu mahasiswa memahami konteks tugas dengan lebih terarah.

Konten ini cocok digunakan sebagai bahan membaca ulang topik, memahami instruksi tugas, mengenali kata kunci penting, dan menyiapkan jawaban mandiri dengan struktur yang lebih rapi.

Ringkasan Tugas dan Fokus Pembahasan

Materi pada halaman ini relevan untuk mahasiswa yang sedang mencari contoh soal, referensi tugas UT, dan poin-poin penting yang sering muncul pada tugas tutorial atau diskusi perkuliahan.

jawaban full bisa di nomor +62 895-0183-4070
ready all mata kuliah

Kasus Komprehensif untuk Mata Kuliah Tugas Akhir Program Sarjana Prodi Akuntansi

(Tugas 1, 2, dan 3)

Judul Kasus: "Analisis Komprehensif atas Kinerja Keuangan dan Pengendalian Manajemen PT ABC: Tinjauan Teori dan Praktik Akuntansi"

Latar Belakang Kasus

PT ABC, sebuah perusahaan manufaktur di industri makanan ringan, mengalami penurunan laba bersih selama tiga tahun berturut-turut, meskipun pendapatan meningkat.

Faktor utama yang menyebabkan penurunan laba bersih adalah:

  • Kenaikan harga bahan baku, menyebabkan Harga Pokok Penjualan (HPP) meningkat signifikan.
  • Beban pemasaran dan administrasi meningkat, akibat ekspansi pasar dan promosi.
  • Beban penyusutan lebih tinggi, akibat investasi dalam aset tetap baru.

Pada tahun 2024, meskipun pendapatan mencapai Rp 450 miliar, laba bersih turun menjadi Rp 26 miliar dari Rp 45 miliar pada tahun 2023.

Untuk mengatasi masalah ini, Dewan Direksi memerintahkan audit menyeluruh, evaluasi sistem pengendalian manajemen, serta analisis kebijakan akuntansi yang diterapkan.

Kebijakan akuntansi yang diterapkan PT ABC antara lain:

  • Metode depresiasi yang digunakan adalah metode garis lurus.
  • Metode persediaan yang digunakan adalah FIFO (First In, First Out).
  • Pengakuan pendapatan dilakukan pada saat penyerahan barang dan jasa kepada pelanggan.

Laporan Keuangan:

– Laporan Posisi Keuangan per 31 Desember 2024 dan 2023

PT ABC

Laporan Posisi Keuangan

Per 31 Desember 2024 dan 2023

dalam miliar rupiah (Rp miliar)

2024

2023

Aset

Aset Lancar

Kas dan Setara Kas

60

70

Piutang Usaha

58

52

Persediaan

72

65

Pajak Dibayar Dimuka

6

7

Total Aset Lancar

196

194

Aset Tidak Lancar

Aset Tetap

220

180

Akumulasi Penyusutan Aset Tetap

-60

-42

Investasi Jangka Panjang

48

50

Properti Investasi

35

32

Total Aset Tidak Lancar

243

220

Total Aset

439

414

Liabilitas dan Ekuitas

Liabilitas Jangka Pendek

Utang Usaha

50

45

Beban Akrual

18

12

Utang Pajak

8

9

Utang Jangka Panjang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

20

15

Total Liabilitas Jangka Pendek

96

81

Liabilitas Jangka Panjang

Utang Bank

65

55

Utang Obligasi

58

50

Liabilitas Imbalan Pasca Kerja

15

12

Total Liabilitas Jangka Panjang

138

117

Total Liabilitas

234

198

Ekuitas

Modal Saham

65

65

Tambahan Modal Disetor

28

28

Laba Ditahan

86

78

Laba Tahun Berjalan

26

45

Total Ekuitas

205

216

Total Liabilitas dan Ekuitas

439

414

– Laporan Laba Rugi Komprehensif untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023

PT ABC

Laporan Laba Rugi Komprehensif

Per 31 Desember 2024 dan 2023

dalam miliar rupiah (Rp miliar)

2024

2023

Pendapatan

450

410

Harga Pokok Penjualan

300

240

Laba Bruto

150

170

Beban Operasional

Beban Penjualan

50

35

Beban Administrasi dan Umum

60

45

Beban Penyusutan

30

18

Total Beban Operasional

140

98

Laba Operasi

10

72

Pendapatan Lain-lain

Pendapatan Investasi

4

7

Laba Penjualan Aset Tetap

2

4

Total Pendapatan Lain-lain

6

11

Laba Sebelum Pajak

16

83

Beban Pajak

-10

20

Laba Bersih

26

45

Data Tambahan:

1. Rincian Sistem Pengendalian Internal:

  Struktur Organisasi:

  • CEO: Bertanggung jawab atas keseluruhan operasi perusahaan.
  • CFO: Mengelola keuangan perusahaan, termasuk pelaporan keuangan dan pengendalian internal.
  • Kepala Departemen Produksi: Bertanggung jawab atas produksi dan pengelolaan persediaan.
  • Kepala Departemen Penjualan: Bertanggung jawab atas penjualan dan manajemen pelanggan.
  • Kepala Departemen Keuangan dan Akuntansi: Bertanggung jawab atas pembukuan, pelaporan keuangan, dan audit internal.
  • Kepala Departemen Sumber Daya Manusia: Mengelola sumber daya manusia dan pelatihan karyawan.

  Alur Pengendalian Transaksi:

  • Pembelian: Permintaan pembelian diajukan oleh departemen terkait, disetujui oleh Kepala Departemen, dan dikeluarkan oleh Departemen Keuangan tetapi belum menggunakan sistem otomatis

  • Produksi: Produksi dijadwalkan berdasarkan pesanan pelanggan, bahan baku dipesan sesuai dengan kebutuhan produksi, dan produk akhir disimpan di gudang sebelum dikirim ke pelanggan.

  • Penjualan: Penjualan dimulai dari penerimaan pesanan, verifikasi pesanan oleh Departemen Penjualan, pengiriman barang, dan pencatatan penjualan oleh Departemen Keuangan.

  Kebijakan dan Prosedur Terkait Pengendalian Risiko Operasional:

  • Pembatasan otorisasi untuk transaksi di atas Rp 15 juta harus disetujui oleh CEO.
  • Audit internal dilakukan setiap tiga bulan untuk memastikan kepatuhan terhadap kebijakan perusahaan.
  • Pelatihan berkala diberikan kepada karyawan tentang pengendalian internal dan risiko operasional.

2. Data Audit:

  • Temuan Audit dari Tahun Sebelumnya:

    • Persediaan: Terdapat kelemahan dalam pengendalian persediaan dengan selisih stok sebesar Rp 30 juta antara catatan akuntansi dan stok fisik.

    • Rekonsiliasi Bank: Ditemukan masalah dalam rekonsiliasi bank, dengan beberapa transaksi yang belum direkonsiliasi dengan benar.

  • Catatan Tambahan dari Auditor untuk Tahun 2024:

    • Piutang Usaha: Auditor mencatat peningkatan jumlah piutang jatuh tempo lebih dari 180 hari yang belum tertagih, mencapai Rp 9 miliar. Auditor merekomendasikan penguatan proses penagihan dan evaluasi kredit pelanggan.

    • Persediaan: Auditor menemukan selisih stok sebesar Rp 30 juta antara catatan akuntansi dan stok fisik. Persediaan tersebut telah terjual tetapi belum dicatat yaitu berupa bahan baku tepung singkong sebanyak 50 karung padahal yang tertulis di laporan jumlah stok persediaan bahan baku tepung sinkong sebesar Rp 60 juta.

3. Informasi Stakeholder:

  Profil Pemegang Saham Utama:

  • PT Alpha: Memiliki 35% saham perusahaan, berfokus pada investasi jangka panjang.
  • PT Gamma: Memiliki 25% saham, merupakan perusahaan yang berinvestasi di berbagai sektor.
  • Investor Publik Lainnya: Menguasai 40% saham yang tersebar di pasar modal.

  Daftar Kreditor Utama:

  • Bank A: Pemberi pinjaman jangka panjang sebesar Rp 55 miliar, dengan suku bunga tetap 8,5% per tahun.
  • Bank B: Pemberi pinjaman jangka pendek sebesar Rp 40 miliar, dengan suku bunga mengambang 7,5% per tahun.

Tugas Mahasiswa

Mahasiswa diminta untuk menganalisis laporan keuangan PT ABC, mengevaluasi sistem pengendalian manajemen perusahaan, menghitung rasio keuangan penting, dan menyusun laporan yang mengintegrasikan hasil analisis dengan teori akuntansi yang relevan. Selain itu, mahasiswa harus mempertimbangkan etika profesi dalam proses pengambilan keputusan dan menyusun laporan akhir dengan komunikasi yang efektif.

Detail Tugas Berdasarkan Sub Capaian Mata Kuliah:

Soal Tugas 1 (Kerjakan di Sesi 3)

Analisis Informasi Keuangan (Materi ada di Sesi 5 dan 6):

   – Hitung rasio keuangan berdasarkan laporan keuangan PT ABC:

  1. Current Ratio
  2. Quick Ratio
  3. Debt to Equity Ratio
  4. Gross Profit Margin
  5. Net Profit Margin
  6. Return on Assets (ROA)
  7. Return on Equity (ROE).
  8. Analisis tren rasio keuangan selama satu tahun terakhir dan berikan rekomendasi strategis untuk perbaikan kinerja keuangan

Teori Akuntansi (Materi ada di Sesi 1 dan 2):

   – Telaah kebijakan akuntansi yang digunakan PT ABC:

  1. Metode depresiasi
  2. Metode penilaian persediaan
  3. Hubungkan dengan teori akuntansi yang relevan
  4. Dampak kebijakan ini terhadap pemegang saham dan kreditur

Soal Tugas 2 (Kerjakan di Sesi 5)

Laboratorium Auditing (Materi ada di Sesi 3 dan 4):

   – Lakukan audit terhadap laporan keuangan PT ABC dan susun Kertas Kerja Audit (KKA) yang komprehensif. Audit harus mencakup:

  1. Perencanaan Audit: Identifikasi area risiko tinggi (persediaan, piutang usaha, dan aset tetap).
  2. Pelaksanaan Prosedur Audit: Lakukan inspeksi fisik, konfirmasi saldo, dan pengujian dokumentasi transaksi.
  3. Dokumentasi Temuan Audit: Catat setiap temuan audit dan berikan rekomendasi perbaikan.

Soal Tugas 3 (Kerjakan di Sesi 7).

Sistem Pengendalian Manajemen (Materi ada di Sesi 7 dan 8):

  • Evaluasi efektivitas sistem pengendalian manajemen di PT ABC.
  • Identifikasi kelemahan dalam sistem pengendalian internal dan berikan rekomendasi alat pengukuran kinerja yang lebih baik.
  • Diskusikan implikasi pengukuran tersebut terhadap keputusan strategis perusahaan

Instruksi Tambahan:

– Etika Profesi: Pertimbangkan kode etik akuntansi dalam seluruh proses analisis dan pelaporan.

– Komunikasi Efektif: Laporan akhir harus disusun dengan bahasa yang jelas, profesional, dan terstruktur dengan baik.

Tips Menggunakan Referensi Ini

Gunakan halaman ini sebagai pijakan awal untuk memahami arah tugas, mengenali istilah penting, dan menyusun jawaban dengan bahasa sendiri. Menambahkan referensi resmi, buku ajar, dan sumber akademik tetap disarankan agar hasil belajar lebih kuat.

Catatan

Konten ini disusun sebagai bahan belajar, pendamping pemahaman, dan referensi struktur tugas. Pastikan penulisan akhir tetap disesuaikan dengan kebutuhan mata kuliah dan ketentuan dosen atau tutor.

Artikel Terkait

Lihat juga referensi dan latihan lain yang masih berkaitan dengan topik ini.