
Halaman ini berisi referensi tugas, latihan soal, dan bahan pendamping belajar untuk membantu mahasiswa memahami konteks tugas dengan lebih terarah.
Konten ini cocok digunakan sebagai bahan membaca ulang topik, memahami instruksi tugas, mengenali kata kunci penting, dan menyiapkan jawaban mandiri dengan struktur yang lebih rapi.
Ringkasan Tugas dan Fokus Pembahasan
Materi pada halaman ini relevan untuk mahasiswa yang sedang mencari contoh soal, referensi tugas UT, dan poin-poin penting yang sering muncul pada tugas tutorial atau diskusi perkuliahan.
TUGAS TUTORIAL SESI 2
EMBS4210 / MANAJEMEN KEUANGAN / 3 SKS
PROGRAM STUDI MANAJEMEN
PERIODE 2025.2
Cerita Investor Legendaris yang Pernah Cuan Besar di BEI Berkat Value Investing
IDXChannel—Salah satu nama investor ritel yang kerap seliweran di pemberitaan investasi saham adalah Lo Kheng Hong, seorang investor yang berhasil mencatatkan keuntungan hingga ribuan persen dari capital gain.
Cerita keberhasilan Lo Kheng Hong menerapkan prinsip value investing dengan slogan khasnya ‘beli mercy harga bajaj’ menginspirasi banyak investor pemula untuk mempelajari cara-cara investasi jangka panjang. Berinvestasi jangka panjang ketika kondisi perekonomian tengah memburuk bukanlah hal yang mudah, tetapi itulah yang dilakukan Lo Kheng Hong saat membeli saham PT. United Tractors, Tbk (UNTR) pada tahun 1998.
Saat krisis moneter melanda Indonesia dan beberapa negara Asia lainnya, banyak investor angkat kaki dari Bursa Efek Indonesia. Saat itu nilai tukar rupiah meroket dari Rp2.000-an menjadi Rp15.000 per dolar AS, selain itu inflasi juga mencapai 78 persen. IHSG pun tak kalah mengenaskan, banyak investor yang merugi karena nilai saham yang jeblok serentak. Termasuk Pak Lo sendiri. Namun bukannya menyerah, dia justru mengerahkan semua sisa modal miliknya untuk membeli 6 juta saham UNTR. Saat itu harga saham UNTR terdiskon menjadi Rp250/saham. Saat itu jumlah saham beredar UNTR mencapai 138 juta lembar, dengan nilai total aset Rp3,8 triliun, yang artinya kapitalisasi pasar UNTR jeblok hanya Rp34,5 miliar. Padahal UNTR adalah perusahaan yang mampu mencatatkan laba usaha hingga triliunan rupiah, angka yang impresif untuk era 1990-an. Namun karena nilai tukar yang meroket, UNTR harus mencatatkan kerugian karena transaksinya menggunakan dolar AS.
Lo Kheng Hong memilih saham tersebut karena fundamentalnya yang baik, tetapi harganya tengah undervalued karena faktor eksternal yang tidak terelakkan. Sehingga jika kondisi ekonomi pulih, Pak Lo yakin harga saham UNTR akan membaik. Keyakinan Lo Kheng Hong berbuah manis. Beberapa tahun kemudian harga saham UNTR berangsur-angsur pulih, bahkan merangkak naik hingga Rp15.000 per lembar. Dengan harga pasar itu, Lo Kheng Hong mencatatkan multibagger berkali-kali. Capital gain yang diperolehnya pun tentu tak main-main. Dengan jumlah kepemilikan hingga 6 juta lembar di harga Rp250/saham, profit yang dihasilkannya mencapai puluhan miliar rupiah. Setelah sukses dengan UNTR, Lo Kheng Hong kembali mencatatkan keuntungan fantastis dengan strategi investasi yang sama pada saham-saham lain yang tengah undervalued karena faktor-faktor tertentu.
Itulah kisah investor legendaris yang pernah cuan dari BEI berkat nekat investasi saat krisis moneter.
(Sumber: https://www.idxchannel.com/inspirator/cerita-investor-legendaris-yang-pernah-cuan-besar-di-bei-berkat-value-investing/all) diakses pada 28 Juli 2025
Berdasarkan kasus di atas:
- Apakah Saudara setuju dengan keputusan investasi yang dilakukan oleh seorang investor yang bernama Lo Kheng Hong? Jelaskan jawaban Saudara!
- Menurut Saudara, bagaimana hubungan antara risiko dan tingkat pengembalian (return) investasi terutama pada saham? Jawaban dapat diperjelas dengan gambar atau grafik!
- Menurut Saudara, Le Kheng Hong merupakan jenis investor seperti apa, apakah risk averse, risk moderate atau risk taker? Jelaskan masing-masing jenis investor tersebut!
Tips Menggunakan Referensi Ini
Gunakan halaman ini sebagai pijakan awal untuk memahami arah tugas, mengenali istilah penting, dan menyusun jawaban dengan bahasa sendiri. Menambahkan referensi resmi, buku ajar, dan sumber akademik tetap disarankan agar hasil belajar lebih kuat.
Catatan
Konten ini disusun sebagai bahan belajar, pendamping pemahaman, dan referensi struktur tugas. Pastikan penulisan akhir tetap disesuaikan dengan kebutuhan mata kuliah dan ketentuan dosen atau tutor.
Artikel Terkait
Lihat juga referensi dan latihan lain yang masih berkaitan dengan topik ini.