plc

Kunci jawaban lebih detail, hubungi +62 895-0183-4070

TUGAS 2
SOAL 1
Pearson PLC adalah perusahaan internasional yang berkantor pusat di London, Inggris. Perusahaan ini memiliki beberapa divisi, seperti pendidikan, informasi bisnis, dan penerbitan konsumen. Pearson menggunakan International Financial Reporting Standards (IFRS). Karena itu, beberapa istilah yang digunakan berbeda dengan istilah dalam Generally Accepted Accounting Principles (GAAP) di Amerika Serikat, termasuk dalam hal piutang usaha (accounts receivable).
Seluruh penjualan Pearson dilakukan secara kredit. Oleh karena itu, perusahaan harus memperkirakan kemungkinan adanya retur (pengembalian barang), potongan penjualan (allowances), serta piutang tak tertagih (bad debts). Hal ini penting agar perusahaan tidak melebih-lebihkan (overstate) pendapatan. Jika pendapatan dilaporkan terlalu tinggi dan kemudian ternyata ada banyak retur atau piutang yang tidak tertagih, perusahaan harus melakukan koreksi yang dapat merusak kredibilitasnya.
Dalam memperkirakan penyisihan piutang tak tertagih (allowance for doubtful accounts), manajer biasanya lebih baik melakukan estimasi yang sedikit lebih tinggi (overestimate). Alasannya, akan lebih baik jika di kemudian hari perusahaan ternyata memperoleh laba yang lebih besar dari perkiraan, dibandingkan harus mengumumkan bahwa laba sebenarnya lebih kecil dari yang telah dilaporkan.
Selain itu, perusahaan juga harus memperkirakan jumlah retur dan potongan penjualan karena hal tersebut akan memengaruhi jumlah pendapatan yang diakui. Pada tahun ini, retur aktual Pearson lebih tinggi daripada yang diperkirakan. Namun, perusahaan masih memiliki saldo cadangan retur dan potongan dari tahun-tahun sebelumnya yang cukup untuk menutup kelebihan retur tersebut.
Pearson beroperasi di lebih dari 60 negara, sehingga perbedaan nilai tukar mata uang juga dapat memengaruhi penyisihan piutang tak tertagih. Fluktuasi kurs dapat menyebabkan perubahan nilai piutang ketika dikonversi ke mata uang pelaporan.
Selain itu, Pearson juga mewarisi sejumlah piutang tak tertagih dari perusahaan yang diakuisisinya. Piutang bermasalah tersebut kini menjadi bagian dari tanggung jawab Pearson dan harus dimasukkan dalam perhitungan penyisihan piutang tak tertagih.
Secara keseluruhan, perusahaan harus berhati-hati dalam mengestimasi retur, potongan, dan piutang tak tertagih agar laporan keuangan tetap wajar dan tidak menyesatkan.
Pertanyaan.
1. Apa itu piutang usaha?
2. Apa perbedaan antara piutang usaha dan piutang wesel?
3. Jika Pearson mengantisipasi bahwa beberapa piutang tidak dapat ditagih, mengapa perusahaan memberikan kredit kepada pelanggan tersebut sejak awal? Diskusikan risiko yang harus dipertimbangkan oleh manajer terkait piutang usaha!
SOAL 2
PT.Abadi adalah perusahaan manufaktur yang akan menyusun laporan arus kas. Dalam periode berjalan, perusahaan melakukan berbagai aktivitas: menerima pembayaran dari pelanggan, membayar gaji karyawan, membayar pemasok, membeli mesin baru, menjual sebagian peralatan lama, memperoleh pinjaman dari bank, dan membayar dividen kepada pemegang saham. Manajemen ingin mengelompokkan semua transaksi tersebut ke dalam laporan arus kas sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. Analisislah transaksi mana saja yang termasuk aktivitas operasi, aktivitas investasi, aktivitas pendanaan.

Kunci jawaban lebih detail, hubungi +62 895-0183-4070

Kunci jawaban lebih detail, hubungi +62 895-0183-4070

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *