Kunci jawaban lebih detail, hubungi +62 895-0183-4070
Kerjakan soal di bawah ini dengan singkat dan jelas. Jawaban yang hanya mengambil dari internet (plagiat) tidak akan mendapatkan nilai maksimal. Sertakan referensi dalam mengutip. Submit (unggah) pada tempat yang sudah disediakan dan tidak melebihi waktu yang telah ditentukan.
1. Ali adalah mahasiswa yang aktif berdiskusi di forum kampus. Dalam sebuah diskusi, ia menyampaikan bahwa satu-satunya sumber hukum Islam hanyalah Al-Qur’an. Ia menolak penggunaan hadis sebagai dasar hukum karena menurutnya hadis hanya disampaikan secara lisan dan rawan salah kutip. Ali juga menolak ijtihad karena dianggap hasil pendapat manusia yang tidak pasti.
Bagaimana Anda menjelaskan posisi hadis dan ijtihad sebagai sumber hukum Islam? Jelaskan kedudukan ketiganya berdasarkan pada dalil al Qur’an maupun hadis!
2. Siti, seorang mahasiswi hukum sedang memperhatikan beberapa larangan merokok di area kampus, rumah sakit, dan tempat ibadah. Ia bertanya-tanya, bagaimana larangan seperti ini bisa sejalan dengan prinsip-prinsip hukum Islam, padahal Al-Qur’an tidak secara eksplisit menyebutkan larangan merokok. Dalam kelas mata kuliah Hukum Islam dan Acara Peradilan Agama, dosen menjelaskan bahwa pendekatan yang digunakan untuk memahami kebijakan semacam ini bisa dijelaskan dengan teori maqasid syariah.
Kunci jawaban lebih detail, hubungi +62 895-0183-4070
Sebutkan lima tujuan pokok (maqasid) syariah dan jelaskan bagaimana kebijakan larangan merokok di tempat umum dapat dikaitkan dengan salah satu dari tujuan (maqasid) syariah tersebut!
3. Bu Tini adalah petani padi. Dalam satu tahun panen, ia menghasilkan 800 kg beras dari sawah miliknya yang diairi oleh hujan (bukan irigasi buatan). Apakah Bu Tini wajib mengeluarkan zakat? Jika ya, berapa jumlah zakat yang harus dikeluarkan? Jelaskan alasan dan dasar hukumnya!
4. Seorang kakek bernama Haji Salim, sebelum meninggal dunia, secara lisan menyatakan di depan beberapa saksi bahwa ia mewakafkan sebidang tanah miliknya untuk pondok pesantren tempat ia belajar semasa muda. Tidak ada dokumen tertulis, namun dua orang saksi hadir mendengar pernyataan tersebut. Setelah ia wafat, anak-anaknya menolak menyerahkan tanah itu kepada pesantren dengan alasan tidak adanya bukti tertulis atau akta ikrar wakaf.
Bagaimana status hukum wakaf tersebut menurut hukum Islam? Apakah wakaf lisan itu sah dan dapat diberlakukan? Jelaskan dasar hukumnya.
5. buat dan susun contoh dokumen wakaf harta benda!
Kunci jawaban lebih detail, hubungi +62 895-0183-4070