Kunci jawaban lebih detail, hubungi +62 895-0183-4070
Sejak awal sejarah kemanusiaan, Allah SWT mengutus para nabi dan rasul untuk membimbing manusia menuju jalan kebenaran. Di antara para rasul tersebut, Nabi Muhammad SAW memiliki posisi istimewa sebagai nabi terakhir (khatam an-nabiyyin) yang membawa ajaran Islam sebagai penyempurna risalah sebelumnya. Kehadiran beliau bukan hanya sebagai pembawa wahyu, tetapi juga sebagai penjelas, teladan, dan pelaksana hukum Allah dalam kehidupan nyata.
Di tengah dinamika kehidupan modern yang sering kali diwarnai krisis moral, relativisme nilai, dan pergeseran otoritas hukum, memahami arti penting diutusnya Nabi Muhammad SAW menjadi relevan untuk merefleksikan kembali sumber dan otoritas hukum dalam Islam serta implementasinya dalam kehidupan pribadi maupun sosial.
Pertanyaan Diskusi:
Jelaskan arti penting diutusnya Nabi Muhammad SAW dalam menyampaikan dan menegakkan hukum Allah SWT. Bagaimana relevansi peran beliau sebagai pembawa risalah dan teladan hukum dalam konteks kehidupan masyarakat modern saat ini? Jelaskan secara argumentatif dan reflektif.
==
Studi Kasus 1
Di sebuah pabrik kue, terdapat 300 bungkus kue siap kirim. Berdasarkan inspeksi awal, diketahui 30 bungkus memiliki kemasan penyok. Untuk audit kualitas, supervisor memilih 40 bungkus secara acak tanpa pengembalian untuk dicek ulang.
Studi Kasus 2
Seorang pengguna aplikasi melakukan 1 kali login menggunakan pemindai wajah. Pada percobaan itu, sistem hanya menghasilkan dua kemungkinan: berhasil masuk atau gagal dan harus mengulang.
Studi Kasus 3
Petugas pos mencatat jumlah paket yang datang ke loket setiap 10 menit pada jam sepi. Dalam kondisi yang relatif sama (hari kerja, cuaca normal), kedatangan paket terjadi satu per satu dan fokusnya adalah total paket yang datang per interval 10 menit untuk mengatur jumlah petugas.
Studi Kasus 4
Seorang mahasiswa menargetkan “tidak terlambat” selama 15 pertemuan kuliah dalam satu semester. Setiap pertemuan hasilnya hanya tepat waktu atau terlambat, lalu dihitung berapa kali ia tepat waktu dari 15 pertemuan tersebut.
Berdasarkan ke-4 studi kasus tersebut, tentukan:
1. Ditstribusi yang paling sesuai dengan ke-4 studi kasus tersebut! Berikan alasannya.
2. Tentukan ruang sampel (S) untuk setiap studi kasus tersebut!
Note:
1. Mahasiswa yg menyontek jawaban orang lain, copy-paste jawaban internet/AI, atau jawaban tidak relevan dgn pertanyaan maka mendapatkan nilai 0.
2. Tulis nama dan NIM pada setiap lembar jawaban yang Anda kumpulkan.
Menurut Émile Durkheim, objek kajian utama sosiologi adalah fakta sosial, yaitu cara bertindak, berpikir, dan merasakan yang berada di luar individu serta memiliki kekuatan memengaruhi perilaku manusia. Dalam studinya tentang bunuh diri, Durkheim menunjukkan bahwa tindakan tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi psikologis individu, tetapi juga oleh kondisi sosial seperti tingkat integrasi dan regulasi dalam masyarakat.
Pertanyaan Diskusi
Berdasarkan pernyataan tersebut, menurut pendapat Anda:
Apakah fenomena bunuh diri dapat dipahami hanya sebagai masalah pribadi individu, atau juga sebagai fenomena sosial?
Jelaskan pendapat Anda dengan mengaitkannya dengan konsep fakta sosial menurut Durkheim, seta berikan contoh kondisi sosial yang dapat memengaruhi perilaku tersebut dalam Masyarakat.
Petunjuk Jawaban
• Gunakan konsep fakta sosial untuk mendukung penjelasan Anda.
• Sertakan contoh fenomena sosial yang relevan.
Kunci jawaban lebih detail, hubungi +62 895-0183-4070
Kunci jawaban lebih detail, hubungi +62 895-0183-4070