Diskusi manajemen

Kunci jawaban lebih detail, hubungi +62 895-0183-4070

manajemen keuangan

PT. Abadi Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri lokomotif. Perusahaan ini dikelola secara profesional sehingga mampu berkembang dan memberikan manfaat yang optimal bagi para pemangku kepentingan (stakeholders). Pengelolaan perusahaan yang baik tersebut dikenal dengan istilah Good Corporate Governance (GCG).

Berdasarkan pernyataan tersebut, jawablah pertanyaan berikut:

Coba Saudara jelaskan bagaimana GCG diterapkan pada perusahaan tersebut!
Mengapa GCG perlu dijalankan dalam perusahaan?
Jelaskan menurut Saudara bagaimana prinsip-prinsip GCG yang dilaksanakan dalam perusahaan tersebut!

——

manajemen rantai pasokan

Pemberdayaan Petani Kecil dan Ketahanan Rantai Pasok Unilever Indonesia

Unilever Indonesia membangun ketahanan bisnisnya dengan memberdayakan petani kecil yang memasok berbagai bahan baku penting bagi produknya. Petani kecil merupakan bagian dari rantai pasok hulu yang berperan dalam menyediakan bahan baku pertanian untuk proses produksi. Namun, kelompok ini sering menghadapi hambatan seperti keterbatasan akses pembiayaan, pelatihan teknis, praktik budidaya berkelanjutan, dan akses pasar yang stabil.

Melalui program pemberdayaan, Unilever bekerja sama dengan mitra lokal untuk memberikan pelatihan praktik pertanian yang lebih baik, akses terhadap varietas unggul, pengelolaan hama dan penyakit, konservasi tanah dan air, dan dukungan diversifikasi mata pencaharian. Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani sekaligus memperkuat kontinuitas dan kualitas pasokan bahan baku. Dengan demikian, inisiatif ini bukan hanya aktivitas sosial, tetapi juga strategi manajemen rantai pasok untuk mengurangi risiko gangguan pasokan, risiko kualitas, risiko sosial dan lingkungan yang dapat memengaruhi kinerja operasional perusahaan.

Sumber: Unilever Indonesia (2025), Cara Unilever Membangun Bisnis yang Tangguh dengan Memberdayakan Petani Kecil, https://www.unilever.co.id/news/2025/cara-unilever-membangun-bisnis-yang-tangguh-dengan-memberdayakan-petani-kecil/

Berdasarkan uraian tersebut, diskusikanlah:

Kunci jawaban lebih detail, hubungi +62 895-0183-4070

Dalam elemen rantai pasok, petani kecil pada perusahaan Unilever berperan sebagai apa? Jelaskan posisi dan perannya dalam struktur rantai pasok.
Jelaskan mekanisme bagaimana program pemberdayaan petani kecil meningkatkan kinerja rantai pasok Unilever.
Catatan:

Mahasiswa tidak diperkenankan menyalin jawaban mahasiswa lain.
Mahasiswa wajib menggunakan sumber referensi yang relevan (diutamakan dari Buku Materi Pokok)

pemasaran strategik

PT. Mayora Indah, Tbk memiliki sejumlah Strategic Business Unit (SBU) yang bergerak di berbagai segmen produk konsumen cepat saji. Tiga segmen utama perusahaan ini mencakup Beverages, Biscuits & Wafer, serta Confectionery & Ready-to-Drink.

SBU Beverages meliputi merek seperti Kopiko 78C, Torabika dan Le Minerale yang memiliki pangsa pasar besar dan pertumbuhan industri yang relatif stabil karena sudah berada pada tahap kedewasaan. Unit ini menjadi salah satu sumber keuntungan utama perusahaan.

SBU Biscuits & Wafer meliputi Roma, Danisa dan Beng Beng Wafer menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik karena tingginya konsumsi makanan ringan di Indonesia serta ekspansi pasar ekspor yang terus berkembang.

Sementara itu, SBU Confectionery & Ready-to-Drink, seperti Kopiko Candy dan Teh Pucuk Harum, memiliki basis konsumen loyal. Produk minuman siap saji menunjukkan peluang pertumbuhan tinggi, tetapi menghadapi persaingan yang sangat ketat dari merek nasional dan multinasional.

Melalui strategi inovasi produk, penguatan distribusi dan promosi yang konsisten, Mayora terus memaksimalkan kinerja setiap SBU untuk mempertahankan posisinya di pasar domestik maupun internasional.

Kemudian, PT. Mayora Indah, Tbk meluncurkan produk baru bernama “Le Minerale Sparkling” (air mineral berkarbonasi rendah kalori) di Indonesia.

Produk ini awalnya ditujukan untuk segmen gaya hidup sehat dan premium, tetapi menghadapi beberapa tantangan:

Pangsa pasar rendah karena konsumen Indonesia lebih memilih air mineral biasa atau minuman ringan populer

Kunci jawaban lebih detail, hubungi +62 895-0183-4070

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *